Beritau Digital Media

Loading...

Beritau Digital Media

Register

News - September 4, 2023

Orang Australia menghadapi hukuman hingga 25 tahun penjara karena membeli narkoba menggunakan kripto

Seorang pria di Sydney Barat didakwa dengan dugaan mencoba mengimpor berbagai obat-obatan terlarang dengan cara mendapatkannya di web dalam menggunakan kripto.

Menurut pengumuman Polisi Federal Australia pada tanggal 29 Agustus, pria berusia 23 tahun tersebut menghadapi pengadilan pada hari publikasi atas dugaan upaya mengimpor beberapa obat. Menurut pengumuman tersebut, obat-obatan tersebut diperoleh melalui pasar gelap web dalam dan disembunyikan di berbagai barang termasuk peralatan masak, mobil mainan, dan set blackjack.

Investigasi dimulai ketika petugas Pasukan Perbatasan Australia (ABF) di New South Wales mencegat tiga paket. Yang pertama mencakup 133 tablet MDMA, 100 tablet oxycodone, dan 97 tablet analog Nitzen. Sisanya 60 gram MDMA, 25 gram ketamine, 15 gram sabu, dan 14 gram heroin.

Setelah menemukan paket-paket ini, ABF memberi tahu penegak hukum setempat, yang kemudian berujung pada pelaksanaan surat perintah di alamat Greenfield Park tempat paket-paket itu akan dikirimkan. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita berbagai barang antara lain timbangan dapur dan sendok yang ada sisa warna putihnya, tas ziplock, dan kartu identitas palsu.

Polisi menuduh terdakwa terlibat dalam komunikasi terenkripsi dengan dua orang di Inggris yang membantunya dalam mengimpor zat-zat yang dikendalikan ke Australia.

Terdakwa hadir di pengadilan pada tanggal 20 Mei dan didakwa dengan satu tuduhan percobaan mengimpor obat-obatan terlarang dalam jumlah yang dapat dipasarkan, dengan ancaman hukuman maksimal 25 tahun penjara.

Inspektur ABF Asha Patwardhan menyatakan bahwa tidak ada “paket mencurigakan” yang tidak tersentuh oleh “intuisi petugas”.

Pelatihan dan intuisi petugas merupakan pilar kunci untuk mampu mendeteksi zat-zat ilegal di perbatasan kita, tidak peduli seberapa canggih metode penyembunyiannya. […[ Thanks to collaboration with our law enforcement partners, we have managed to remove a cocktail of drugs off our streets and prevent this criminal syndicate from further operating in our backyard.

Asha Patwardhan | ABF Superintendent

Darknet black markets are online marketplaces that operate on the unindexed part of the internet known as the deep web.

These markets are designed to facilitate the buying and selling of illegal or illicit goods and services, such as drugs, stolen data, counterfeit documents, and malware.

Transactions on these markets are almost exclusively conducted using cryptocurrencies like Bitcoin (BTC) and Monero (XMR) to maintain anonymity and avoid detection by law enforcement.

These black markets have become a popular destination for criminals looking to profit from illegal activities due to their anonymity and unregulated nature.

They oversee billions of dollars in transactions, primarily involving drugs, hacking services, and illegally acquired personal data.

However, it’s important to note that while some products sold on these markets may be legal in certain jurisdictions, the majority of the offerings are illegal.

Follow Us on Google News