Beritau Digital Media

Loading...

Beritau Digital Media

Register

Technology - March 5, 2023

Mitra Apple Foxconn Berencana Menginvestasikan $700 Juta di India Dari Tiongkok

Mitra produksi utama Apple, Pegatron, saat ini memiliki eksklusivitas dalam perakitan model iPhone Pro di pabrik mereka di Zhengzhou, China. Namun, Foxconn, mitra utama Apple lainnya, berencana menginvestasikan sekitar $700 juta untuk membangun pabrik baru di Bengaluru, India, guna meningkatkan produksi lokal.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Apple yang lebih besar untuk mengurangi ketergantungan pada Tiongkok dan mendiversifikasi rantai pasokannya. Dalam beberapa tahun terakhir, Apple mulai merakit beberapa model iPhone terbarunya di India untuk mengurangi ketergantungannya pada China. Faktanya, para pejabat India berencana mendatangkan produksi ponsel pintar senilai $150 miliar ke negara tersebut, dan perakit Apple berencana mengalihkan sebagian operasinya dari Tiongkok ke India.

Langkah Apple untuk mengalihkan produksinya ke India kemungkinan besar akan memberikan beberapa manfaat. Pertama, hal ini akan membantu Apple mengurangi ketergantungannya pada Tiongkok, yang selama ini menjadi sorotan karena praktik ketenagakerjaan, pencurian kekayaan intelektual, dan ketegangan geopolitik. Kedua, mendirikan pabrik di India akan memungkinkan Apple memanfaatkan pertumbuhan pasar ponsel pintar di negara tersebut, yang diperkirakan akan melampaui Amerika Serikat sebagai pasar terbesar kedua di dunia pada tahun 2025.

Selain itu, manufaktur di India dapat membantu Apple mengurangi biaya karena biaya tenaga kerja dan produksi di India lebih rendah dibandingkan di Tiongkok. Selain itu, pemerintah India telah menawarkan insentif kepada perusahaan untuk memproduksi di negara tersebut berdasarkan inisiatif “Make in India”.

Kesimpulannya, rencana Apple untuk menginvestasikan $700 juta untuk membangun pabrik baru di India adalah bagian dari strategi yang lebih besar untuk mengurangi ketergantungan pada Tiongkok dan mendiversifikasi rantai pasokannya. Dengan pasar ponsel pintar India yang diperkirakan akan bertumbuh secara signifikan, langkah ini dapat membantu Apple memanfaatkan potensi pasar dan mengurangi biaya produksinya. Selain itu, insentif yang diberikan pemerintah India pada bidang manufaktur dapat menjadikannya tujuan menarik bagi perusahaan teknologi lain yang ingin memperluas kemampuan produksinya.