Beritau Digital Media

Loading...

Beritau Digital Media

Register

Technology - February 9, 2023

Google Kehilangan Lebih dari $100 Miliar karena AI Chatbot memberikan jawaban yang salah

Google adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar dan tersukses di dunia, dengan reputasi inovasi, keandalan, dan akurasi. Namun, reputasi ini baru-baru ini diuji ketika kesalahan pada sistem AI perusahaan menyebabkannya memberikan jawaban yang salah terhadap sebuah pertanyaan sederhana. Dampaknya adalah hilangnya kapitalisasi pasar sebesar lebih dari $100 miliar, karena investor dan konsumen mulai mempertanyakan kemampuan perusahaan untuk terus memberikan produk dan layanan berkualitas tinggi.

Dalam iklan tersebut, Bard diberi pertanyaan: “Penemuan baru apa dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) yang dapat saya ceritakan kepada anak saya yang berusia 9 tahun?”

Bard menanggapinya dengan sejumlah jawaban, termasuk salah satunya yang menyatakan bahwa JWST digunakan untuk mengambil gambar pertama sebuah planet di luar tata surya atau exoplanet. Hal ini tidak akurat, karena gambar pertama eksoplanet diambil oleh Very Large Telescope (VLT) milik European Southern Observatory.
pada tahun 2004, seperti yang dikonfirmasi oleh NASA.

Seorang juru bicara Google mengatakan kepada Reuters: “Hal ini menyoroti pentingnya proses pengujian yang ketat, sesuatu yang kami mulai minggu ini dengan program Penguji Tepercaya kami.”

Pada hari-hari setelah kejadian tersebut, harga saham perusahaan anjlok, dan kapitalisasi pasarnya turun lebih dari $100 miliar. Hal ini merupakan pukulan besar bagi perusahaan, yang sebelumnya telah mencapai kesuksesan dengan berbagai produk dan layanan inovatifnya, termasuk mesin pencari, sistem operasi ponsel pintar, dan platform video online populer, YouTube.

Meskipun mengalami kemunduran, manajemen Google dengan cepat menanggapi insiden tersebut, dengan menyatakan bahwa kesalahan tersebut adalah insiden yang terisolasi dan sistem AI perusahaan tersebut masih termasuk yang paling canggih dan andal di dunia. Mereka juga menekankan komitmen perusahaan untuk meningkatkan produk dan layanannya, dan untuk memastikan bahwa pelanggannya menerima dukungan dan bantuan dengan kualitas terbaik.

Dalam minggu-minggu dan bulan-bulan berikutnya, Google melakukan perubahan signifikan pada sistem dan proses AI-nya, dengan menggabungkan fitur dan teknologi baru yang akan membantu mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang. Perubahan ini mencakup peningkatan algoritme pendeteksi kesalahan, peningkatan kemampuan pengenalan suara, dan proses pengujian yang lebih tangguh untuk semua fitur dan fungsi baru.

Kesimpulannya, hilangnya kapitalisasi pasar Google baru-baru ini sebesar lebih dari $100 miliar menjadi pengingat akan pentingnya akurasi dan keandalan dalam dunia teknologi. Hal ini juga menyoroti perlunya perusahaan untuk tetap waspada dan proaktif dalam upaya mereka untuk meningkatkan dan meningkatkan produk dan layanan mereka, dan untuk menjaga kepercayaan dan keyakinan pelanggan mereka.