Beritau Digital Media

Loading...

Beritau Digital Media

Register

News - July 18, 2023

FSB akhirnya menerbitkan kerangka peraturan global untuk aktivitas kripto

Dewan Stabilitas Keuangan (FSB) telah menyelesaikan kerangka peraturan global untuk aktivitas aset kripto, yang bertujuan untuk meningkatkan konsistensi dan komprehensifnya praktik peraturan dan pengawasan secara internasional.

Dibangun berdasarkan prinsip ‘aktivitas yang sama, risiko yang sama, regulasi yang sama’, kerangka kerja ini memberikan landasan yang kuat untuk menerapkan aturan yang konsisten dan komprehensif pada aktivitas aset kripto dan stablecoin, dengan mempertimbangkan risiko terkait dan mendorong pengembangan yang bertanggung jawab.

menghindari konflik kepentingan

Pada tanggal 17 Juli, Dewan Stabilitas Keuangan (FSB), kelompok pengawas keuangan global paling terkenal di dunia, merilis catatan publik yang menyertai dua dokumen panduan yang berfokus pada regulasi mata uang kripto dan stablecoin global.

Pedoman tersebut, yang awalnya diusulkan untuk dirilis pada awal tahun 2023, mencakup rekomendasi tingkat tinggi untuk regulasi kripto secara umum, serta revisi rekomendasi tingkat tinggi yang dirancang khusus untuk stablecoin global, termasuk stablecoin dengan penggunaan lintas yurisdiksi.

Menurut FSB, penting bagi platform kripto untuk memisahkan aset digital klien dari dana mereka sendiri dan menetapkan pemisahan fungsional yang jelas untuk menghindari konflik kepentingan. Selain itu, regulator harus memastikan kerja sama dan pemantauan lintas batas.

Menyikapi topik privasi, FSB menekankan perlunya regulator lokal untuk mencegah aktivitas apa pun yang menghalangi identifikasi entitas yang bertanggung jawab, termasuk protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Penerbit stablecoin global juga disarankan untuk mendapatkan izin beroperasi di setiap yurisdiksi sebagai tingkat pengawasan otoritas tambahan.

Langkah FSB selanjutnya adalah terus meninjau implementasi global dari rekomendasi yang diuraikan pada akhir tahun 2025. Sebagai bagian dari langkah tersebut, ia juga menyampaikan rencana untuk bekerja sama dengan lembaga keuangan Inggris, Dana Moneter Internasional (IMF). Untuk menyiapkan laporan bersama negara, kebijakan dan tantangan saat ini. Temuan bersama mereka akan dipresentasikan ke G20 pada bulan September tahun ini.

pendirian yang tegas

Pengumuman ini tampaknya merupakan langkah positif menuju regulasi, namun FSB bukanlah faktor penentu dalam memastikan regulasi tersebut diterapkan. Dewan tersebut tidak memiliki otoritas regulasi langsung atas mata uang kripto, meskipun mereka bertanggung jawab untuk memantau pasar keuangan global dan memberikan rekomendasi kepada negara-negara dengan perekonomian terbesar di dunia, namun hal tersebut hanya merupakan rekomendasi saja.

Oleh karena itu, sikap tegas badan tersebut dalam mengatur stablecoin, seperti yang ditunjukkan oleh contoh runtuhnya stablecoin Terra (LUNA) yang sangat berisiko, hanyalah panduan bagi regulator keuangan global dalam merumuskan langkah-langkah regulasi yang efektif.

Ikuti kami di Google Berita